Surat untuk mu yang tak pernah cela di mataku


Untuk mu yang tak pernah cela di mataku.



Seharusnya surat ini aku tulis besok tepat di tanggal 14 ketika banyak cinta menyeruak.
Namun, pada program spesial #PosCintaTribu7e besok adalah tema khusus, hingga aku menuangkannya hari ini.

Benar, kata mereka jika cinta tak harus hanya di tanggal 14 Februari. Dan juga benar jika perayaan semacam ini tidak perlu dengan hal yg glamour. Tapi bukankah benar juga jika aku hanya memberi apa yang ku ingin sampaikan.

Aku tidak lagi memiliki hak apapun untuk langsung menyampaikan kepadamu. Sebab tiada kepantasan dari seorang sepertiku.

Melalui surat terbuka ini aku hanya ingin menyampaikan apa-apa yang ada di hati adalah kebenaran dari rasa cinta.

Aku tak pernah menyesali apapun, dan tak pernah mengutuk apapun selain kebodohanku sendiri untuk tak mampu menumbuhkan cinta di matamu.
Penyesalanku hanya karena tak lagi memiliki kesempatan untuk memperbaiki ini semua.
Semua begitu cepat, semua begitu perih ketika ku sadari kita telah usai.

Segala yang sudah kita lewati tetap akan menjadi memori yang tersimpan dalam hati.

Terimakasih sudah banyak melakukan hal asik, untuk segala kepedulian juga rasa yang pernah hadir walaupun hanya singgah sementara.

Terimakasih untuk membagi kisah sebagian hidup dan sempat memasukan aku menjadi bagian terindah di dalamnya.

Aku mengerti batasan, akupun tau perihal perjuangan.

Aku melepaskan apa yang tak lagi mungkin bisa ku gapai. Ku ikhlaskan hingga aku tak ingin menemukan hal lain terkecuali kebahagiaanku sendiri.

Kamu yang sudah berada di pelukan orang yang tepat. Sebab kesabarannya yang selalu kau agungkan memang bukan bagian dari ketulusanku yang bahkan belum sempat teruji.

Aku percaya, kau akan selalu mendapatkan orang yang baik, sebab kau pun sungguh baik.

Aku juga percaya semesta akan mendengarkan doa-doaku untuk kebahagiaanmu.

Tersenyumlah, senyum itu yang pernah aku lihat pertamakali ketika kita bertemu.

Senyum yang mampu mengguncang riak hatiku.
Valentine untukmu, selalu banyak cinta dan harapan-harapan baik. Semoga selalu bahagia dengannya.

Dari aku yang pernah menjadi bagian hidupmu, walau hanya sementara.
Dari aku yang hanya mampu mengucapkan happy valentine hanya melalui surat saja.
Dari aku yang selalu merindukanmu dengan sesak setiap malam.

Aufa.


2 thoughts on “Surat untuk mu yang tak pernah cela di mataku

  1. Semoga kamu bisa lapang dada dan membuka diri untuk cinta yang baru yaa. Semangat dong biar wajahnya banyak senyum. Yang banyak senyum jadi cantik, trus dapat pacal balu deh. 😆😆😆

    Besok nulis buat Poscinta yaaa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *