35 Buku hingga 2015

Prestasi 2015, entah bisa dibilang prestasi atau tidak. Sedangkan sepanjang tahun 2014 justru jauh lebih baik dari 2015. Tahun 2015 energi terkuras untuk menyelesaikan Kamandrah. Bagaimana tidak jika ternyata cerpen yang pernah memenaNgkan di berbagai lomba tidak dapat dibukukan dalam satu kumcer solo.

Deadline menanti, alhasil mengejar sisa cerpen yang ada. Rekonstruksi cerpen tidak mudah, dan itu memang sangat melelehkan. Alhamdulillah lahirlah Kamandrah. Ternyata menerbitkan buku memang tidak mudah. Walaupun hanya sepele bisa masuk ke penerbit indi hasil dari memenangkan lomba.
35 buku yang sudah terbit hingga akhir 2015. Bukan jumlah yang sedikit, namun bisa diprediksikan di tahun 2016 justru jauh lebih sedikit. Banyak alasan, salah satunya memang mengurangi untuk mengikuti lomba menulis untuk sementara. Juga faktor external yang harus lebih focus ke pekerjaan utama.

Target untuk menulis novel yang walaupun baru sampe niat doang semoga terealisasi. Mungkin dimulai dari meminta ilmu dari para penulis novel atau bahkan mencari ilmu sendiri. Untuk kumcer tetap menjadi personal projek yang belum bisa dirampungkan. Semoga sebelum akhir tahun ini bisa berbentuk menjadi sebuah manuskrip lengkap. Amiinn.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *