Terimakasih @PosCinta

Kepada bosse…

Kali ini sengaja aku kemas surat cinta dihari ke 30 hanya untuk bosse. Terimakasih tiada henti aku sembahkan padamu karena telah menciptakan program yang tak kalah seru di social media.

Bosse…
Karena mu aku menjadi konsisten menulis, menuangkan ide dan juga berfantasi. #30HariMenulisSuratCinta yang ku isi dengan segala curahan dan cerita. Senyum, tawa, air mata hingga kehilanganpun terlukis melalui sebuah blog sederhana kepunyaanku.
Tidak pernah jemu atau merasa lelah dalam menulis selama 30 hari, walaupun sempat cuti empat hari karena perkara meninggalnya ayah tapi justru dengan adanya program menulis ini menjadikan hiburan tersendiri untukku.

Bosse…
Semoga akan ada lagi pencetusan ajakan menulis selain ini dengan tema yang berbeda. Ada kebanggaan sendiri ketika surat yang aku tulis bisa bertengger di situs pos cinta. Ada rasa ucap terimakasih sedalam2nya untuk pak pos @omemdisini dan @sunoesche yang selalu siaga mengantarkan surat-suratku.

Percayalah, aku akan sangat merindukan tentang menulis surat dan juga kalian yang pernah dengan tulus mengantarkan surat-suratku.
Ingin rasanya hadir pada gathering bersama kalian, apalah daya saat ini Borneo menahanku untuk tidak meninggalkannya dalam waktu dekat ini. Kesedihan yang hanya bisa ku kecap pada akhir program menulis.

Aku menyukai menulis seperti aku menyukai sepotong red velvet yang memerah karena mencinta.

Terimakasih banyak untuk kalian yang telah memacu kekonsistenan menulis.

Dari aku, sebut saja aufa.

Tentang jarak

Aku bercerita tentang rindu yang terhalang jarak.
Bagaimana mungkin hembusan angin memberi tanda jika merekalah yang menjadikan keping hatiku berserak.
Apakah kau juga tau kegalauan walaupun tanpa harus aku berteriak?

Masih sama seperti yang kemarin
Saat kau kenal aku di taman bermain.
Semakin dewasa seperti cinta yang terjalin.
Seperti camar yang tak berhenti bernyanyi di musim kawin.

Jarak, bukan untuk dipersalahkan.
Adalah cobaan menjadikan cinta kita semakin kuat bertahan.
Bisa saja jarak mengukur kekuatan.
Agar kita tak mudah rapuh mengarungi segala ujian.

Cintaku di seberang sana.
Tak mampu jarak menghentikan hati yang merona.
Tetap saja tentang parasmu yang mempesona.
Melukiskan keindahan pada kanvas hati berjuta warna.

Tunggu aku di bandara.
Sampai bertemu nanti ketika aku sudah bisa melewati samudera.
Sedikit rezeki untuk meredam rindu yang mendera.
Menyatukan hati pada satu muara