Berbagi pelangi

Aku enggan menulis
Walaupun banyak kata terpapar manis
Tanpa ada lagi picingan mata menatap sinis
Tetap saja tak ingin aku menghujat aksara dengan bengis.

Aku enggan berpuisi
Selayaknya hamparan karya yang hanya membasi
Pernah juga membentuknya sebagai butiran aminisi
Namun hanya sebatas khayal ilusi.

Aku enggan bercerita
Biarkan saja tanpa ada kabar berita
Karena lidah masih saja kelu terbata
Seperti lekam menikam tarian suka cita.

Aku enggan dimengerti
Ada kalanya sendiri ku adalah mimpi yang tiada henti
Malam bahkan tak pernah berujar jika harus berganti
Dan matahari tak akan pernah menjadi sejati.

Aku hanya ingin berbagi
Tak terbatas pada pencitraan karya sebuah elegi
Mungkin nanti menjadi salah satu pelangi
Yang tersimpan manis hingga kau tanyakan lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *