PHP = Pemberi Harapan Palsu eh Pantry Part I

Harapan palsu tak hanya terjadi pada hubungan kekasih tapi juga bisa terjadi di temapt tak terduga seperti pantry kantor saya. Tempat saya bekerja memang memiliki jumlah karyawan yang cukup banyak, dan diberikan fasilitas berupa natura yaitu makan siang, selain karna factor jarak menuju perkotaan yang cukup jauh. Ibu mia adalah salah satu juru masak di pantry kantor.

Fa: “ikan pepesnya beda ya? Ko mangkoknya beda” (sambil memegang sendok)

Ibu mia: “iya, yang lidi satu ikannya sedikit yang lidi dua banyak”

Saya merupakan orang yang sangat menyukai segala jenis ikan, dan tidak menyukai pedas, kemudian saya ambillah bungkusan pepes berlidi dua

Sambil menyuap nasi dan pepes

Fa: “yang lidi dua ikannya kecil malah cabenya yang banyak, sampe kepedasan gini”

Ibu mia: “kan saya ga bilang kalo banyak ikannya, maksud saya cabenya yang banyak”

Fa: -_____-

Ibu mia: “ya udah besok ga dikasih cabe lagi ko masaknya, mau dimasakin apa?”

Fa: “bistik ayam deh”

Dan ternyata harapan palsu terjadi lagi, bistik yang dijanjikan ternyata pedas luar biasa melebihi pepes ikan dengan alibi ibu mia “kan sudah ga make cabe, masaknya cuman make lada aja itu”

2 thoughts on “PHP = Pemberi Harapan Palsu eh Pantry Part I

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *